Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh modal, lama usaha, lokasi usaha, dan jam kerja terhadap pendapatan Pedagang Kaki Lima di sekitar alun-alun Kabupaten Wonosobo. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan populasi dalam penelitian adalah PKL yang tergabung dalam anggota PPAMW Kabupaten Wonosobo berjumlah 286 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 74 Pedagang Kaki Lima yang berjualan di sekitar alun-alun Kabupaten Wonosobo yang didapat melalui teknik pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling dan dengan menggunakan teknik analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel modal, lama usaha, lokasi usaha, dan jam kerja berpengaruh postif terhadap pendapatan Pedagang Kaki Lima di sekitar alun-alun Kabupaten Wonosobo. Keterbatasan penelitian ini adalah hanya dengan penyebaran kuesioner sehingga tidak kadang tidak mncerminkan jawaban yang sebenarnya, disarankan kepada peneliti selanjutnya pengumpulan data menggunakan kuesioner ditambah dengan metode wawancara sehingga lebih mencerminkan jawaban yang sebenarnya. Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for free A preview of the PDF is not available ... The more professional skills and abilities in the trade, the more successful business relationships will attract customers. The more customers, the more sales so income will increase Wibowo et al., 2021. ...... This result is also in accordance with the results of previous research conducted by Anwar, 2017, Patty and Rita, 2011, which showed that there was a positive and significant effect of working capital, working hours, and length of business on income. The analysis of this study is also in line with Wibowo et al., 2021 where capital, length of business, business location and working hours have a positive effect on the income of street vendors. ...Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal, jam kerja, lama usaha, dan faktor yang paling dominan terhadap pendapatan pedagang kaki lima di Jalan Soebrantas Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh PKL yang berjualan di sepanjang jalan utama Soebrantas dan di jalan-jalan yang lebih kecil seperti Jl. Delima, Jl. Purwodadi, Jl. Cipta Karya, dan Jl. Bangau Sakti. Sampel penelitian diambil dari sebanyak 50 PKL dengan menggunakan metode campuran accidental sampling. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier sebagai metode utama, yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Variabel bebas secara bersama-sama dapat menjelaskan variasi variabel terikat. Variabel yang paling dominan yaitu variabel modal, secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan PKL. Semakin tinggi modal yang dimiliki pedagang, semakin tinggi pendapatan mereka. Kata kunci-pendapatan, modal, pedagang kali lima Abstract This study aims to analyze the effect of capital, working hours, length of business, and the most dominant factors on the income of street vendors in Jalan Soebrantas, Tampan District, Pekanbaru City. The population in this study were all street vendors selling along the main Soebrantas Street and on more minor streets such as Delima St., Purwodadi St., Cipta Karya St., and Bangau Sakti St.. The study sample was taken from as many as 50 street vendors using a mixed method of accidental sampling. This study uses linear regression analysis as the primary method, which aims to analyze the effect of the independent variable on the dependent variable. The independent variables together can explain the variation of the dependent variable. The most dominant variable, the capital variable, partially has a positive and significant influence on the income of street vendors. The higher the capital that traders have, the higher their Aufa M. Elfan KaukabAhmad Fahmi NugrohoPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1 Pengaruh peran pemerintah terhadap pemulihan UMKM; 2 Pengaruh restrukturisasi kredit terhadap pemulihan UMKM; 3 Pengaruh kredit modal kerja terhadap pemulihan UMKM; 4 Pengaruh digitalisasi UMKM terhadap pemulihan UMKM. Metode-Penelitian ini menggunakan alat analisis regresi linier berganda menggunakan program SPSS dengan uji statistik deskriptif, uji kualitas data, uji asumsi klasik, uji F, uji hipotesis, dan uji koefisien determinasi R 2. Populasi dalam penelitian ini adalah pelaku UMKM kaki lima yang berada di Kawasan Alun-Alun Kabupaten Wonosobo dan sekitarnya, teknik pengambilan sampel menggunakan metode purpossive sampling dan rumus slovin, dengan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 100 sampel responden. Hasil-Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1 Peran pemerintah berpengaruh positif terhadap pemulihan UMKM; 2 Restrukturisasi kredit berpengaruh positif terhadap pemulihan UMKM; 3 Kredit modal kerja tidak memberikan pengaruh terhadap pemulihan UMKM; 4 Digitalisasi UMKM berpengaruh positif terhadap pemulihan UMKM. Implikasi-Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari jawaban responden melalui kuesioner yang disebarkan kepada responden. Orisinalitas-Penelitian ini melihat hubungan beberapa faktor yang mempengaruhi pemulihan UMKM dengan tujuan untuk meningkatkan pemulihan UMKM di Kabupaten Wonosobo. Khasan SetiajiAna Listia FatuniahThis study aims to find out the effect of capital, length of trading, and location toward the traders income Johar market in Semarang City both simultenously and partially. The sample is 92 traders. The result of the study showed that the significant value of 0,000 < 0,05 and the value of Fcount 74,922 is higher than Ftable2,71 and Adjust R Square of 0,709 70,9%. Capital gives positive effect on traders income in Johar market Semarang obtains the significant value of 0,000 < 0,05 and the value of tcount5,853 higher than ttable 1,987 and r-squareof 27,9%. The length of trading gives positive effect on traders income in Johar market Semarang obtains the significant value of 0,000< 0,05 and the value of tcount3,635 higher than ttable1,987 and r-squareof 13,0%. Location gives positive effect on the traders income in Johar market Semarang obtains the significant value of 0,000 < 0,05 and the value of tcount4,658 higher than ttable 1,987 and r-square of 19,8%. The conclusion is that there is a positive effect of capital, length, and location of trading toward the traders income Johar market in Semarang Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Pedagang Kaki Lima Di Kecamatan Denpasar baratAdi AntaraI KomangLuh Putu AswitariAdi Antara I Komang, Luh Putu Aswitari. 2016. Beberapa Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Pedagang Kaki Lima Di Kecamatan Denpasar barat. Jurnal Ekonomi, Universitas Grasindo Akbar, Purnomo Setiady dan UsmanH AdlerT Manurung Dan LutfiRizkyAdler H. Manurung dan Lutfi T. Rizky. 2007. Successful Financial Planner A Complete Guide. Jakarta Grasindo Akbar, Purnomo Setiady dan Usman, Husaini. 2017. Metodologi Penelitian Sosial. Jakarta PT Bumi Pengaruh Jarak, Lama Usaha, ModalN P AkhbarAkhbar NP. 2015. Analisis Pengaruh Jarak, Lama Usaha, Modal, dan Jam Kerja Terhadap Pendapatan Pedagang Kaki Limakonveksi Studi Kasus di Kelurahan Purwodinatan Kota Semarang.Ukuran Perusahaan dan Koneksi Politik terhadap Penghindaran Pajak Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI Periode TahunUniversitas Diponegoro. Semarang Annisa. 2017. Pengaruh Return On Asset, Leverage, Ukuran Perusahaan dan Koneksi Politik terhadap Penghindaran Pajak Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI Periode Tahun 2012-2015. JOM Fekon, Vol. 4 Universitas Riau Arikunto, Suharsimi. 2012. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta Rineka CiptaManajemen Pemasaran Modern. Yogyakarta Liberty BoedionoSwastha BasuDan IrawanBasu, Swastha dan Irawan, 2008. Manajemen Pemasaran Modern. Yogyakarta Liberty Boediono. 1992. Pengantar Ilmu Ekonomi No. 4 Teori Pertumbuhan Ekonomi. Edisi Pertama. Yogyakarta BPFE Buchari, Alma. 2006. Manajemen Pemasaran dan Pemasaran Jasa. Bandung Faktor-Faktor yang Mempengauhi Pemdapatan Pedagang Gladag Langen Bogan SurakartaDany EsaningratDany Esaningrat. 2010. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengauhi Pemdapatan Pedagang Gladag Langen Bogan Surakarta. Skripsi Ekonomi. Universitas Sebelas Maret, Usaha Mikro Kecil Dan Menengah UMKM Berbasis Ekonomi Kreatif Di Kota Semarang DiponegoroDani DanuarU TriDanuar, Dani Tri U. 2013. Pengembangan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah UMKM Berbasis Ekonomi Kreatif Di Kota Semarang Diponegoro Journal Of Economics Volume 2, Universitas Diponegoro SemarangAri DewiDewi, Ari. 2018. Manajemen Keuangan Lanjut. Graha Ilmu. Modal Usaha Dan Lama Usaha Terhadap Pendapatan Pedagang Wisata Menara Kudus. Skripsi. UIN Syarif HidaytullahFaristin FirdausiyahFirdausiyah, Faristin. 2018. Pengaruh Modal Usaha Dan Lama Usaha Terhadap Pendapatan Pedagang Wisata Menara Kudus. Skripsi. UIN Syarif Hidaytullah. Jakarta.
Bilaseseorang sudah pernah menerima bantuan lain, maka aplikasi secara otomatis menolak dan tidak mendapatkan bantuan tersebut. Kasubsi PIDM Polres Bireuen, Bripka Safwan Rizal mengatakan, kuota yang diberikan kepada Polres Bireuen untuk pedagang kaki lima dan warung berjumlah 6.000 orang, kemudian para nelayan kecil sebanyak 13.500 orang
10 Sep 2021 Pada 9 September 2021, pemerintah meluncurkan program Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung BTPKLW. Bantuan sebesar Rp1,2 juta ini ditujukan untuk 1 juta pelaku usaha mikro, terutama pedagang kaki lima PKL dan pemilik warung di kabupaten/kota PPKM Level 4 dan belum pernah menerima Banpres Produktif Usaha Mikro BPUM. TNI dan POLRI lakukan pendataan dan penyaluran BTPKLW via aplikasi dan operasi di lapangannya akan dibantu Babinsa dan Bhabinkamtibmas. BTPKLW diharapkan menjadi bantalan bagi PKL dan pemilik warung yang terdampak penerapan PPKM Level 4, juga sinyal untuk menggerakkan kembali ekonomi masyarakat di tingkat bawah. Untuk informasi terkait COVID-19 kunjungi situs resmi Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional dan IndonesiaBangkit SEMUAWAJIBPAKAIMASKER Detail Tipe Image Format JPEG/PNG Jumlah File 3
FEMIndonesia – Di tengah pandemi corona saat ini, hampir seluruh sektor ekonomi terpukul termasuk pedagang kaki lima. Mereka harus kehilangan pelanggannya, karena kebijakan di rumah aja. Melihat hal tersebut, Ketua DPP Nasdem Bidang Lingkungan Hidup, Lusyani Suwandi berinisiatif ingin membuat aplikasi khusus Pedagang Kaki Lima, yang mungkin dapat
pedagang kaki lima. Lifestyle 4 Manfaat Olahraga Kalan Kaki di Pagi Hari Jumat, 15 Juli 2022 | 11:25 WIB. Regional Omzet Pedagang Sapi di Bandung Tahun Ini Turun Akibat Maraknya PMK Senin, 11 Juli 2022 | 14:29 WIB. Lifestyle Hati-hati Bermain di Arena Trampolin, Anak Berisiko Cedera Hingga Perlu Dioperasi Selasa, 21 Juni 2022 | 16:00 WIB.
PAPERKEWIRAUSAHAAN. WAWANCARA PEDAGANG KAKI LIMA (PKL) PEDAGANG POP ICE- JELLY. Diusulkan Oleh Sebagai Pemenuhan Tugas Kewirausahaan. Raodatul Jannah. 131810401049. Angkatan 2013. JURUSAN BIOLOGI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS JEMBER JEMBER 2015. HASIL WAWANCARA
79MTo. y6nbj8d6ch.pages.dev/346y6nbj8d6ch.pages.dev/411y6nbj8d6ch.pages.dev/395y6nbj8d6ch.pages.dev/190y6nbj8d6ch.pages.dev/138y6nbj8d6ch.pages.dev/11y6nbj8d6ch.pages.dev/455y6nbj8d6ch.pages.dev/190
aplikasi pedagang kaki lima